Minggu, 31 Oktober 2010

PERKEMBANGAN ISLAM PADA ABAD PERTENGAHAN

PERKEMBANGAN ISLAM PADA ABAD PERTENGAHAN

A. Sekilas tentang dunia Islam pada abad pertengahan
Tiga periode sejarah Islam adalah:
• Periode klasik (650-1250)
• Periode Pertengahan (1250-1800)
• Periode modern(1800- sekarang)
1. Kerajaan Ottoman di Turki
Kerajaan Ottoman didirikan dan diproklamasikan oleh Utsman I dari bangsa Turki Usmani setelah sultan Alaudin dari dinasti saljuk meninggal tahun 1300 M. Utsman I dinobatkan sebagai raja pertama dari kerajaan ottoman.
Kerajaan ottoman mengalami masa keemasan pada masa pemerintahan Sultan Sulaeman I (1520-1566 M).Kerajaan ottoman memiliki wilayah kekuasaan yang cukup luas yaitu; afrika utara, Mesir, Hedzjaz, irak, Amenia, Asia Kecil, Krimea, Balkan, Yunani, Bulgaria, Bosnia, Hongaria, Rumania, sampai ke batas sungai Danube dengan tiga lautan; lautan merah, laut tengah dan laut hitam. Namun setelah Sulaeman Agung meninggal kerajaan ottonom mengalani kemunduran satu persatu wilayah kekuasaanya melepaskan diri.

Biografi Sulaeman Al-Qanuni (6 November 1494- 5 September 1566)
Sulaeman Al-Qonani disebut juga sulaeman I adalah putra dari pasangan sultan salim dan aisyah sultan Al-Qanuni adalah si pembuat undang-undang.
Keberhasilan –keberhasilan Sulaeman Al-Qanuni adalah:
• Perluasan wilayah kekuasaan seperti menguasai biogdad, Budapesti, pulau Rhodos dan merebut pangkalan angkatan laut Perancis Nicea.
• Membangun armada laut
• Mendirikan universitas As-Sulaemaniyyah, membangun rumah sakit istana dan hotel.
2. Kerajaan Mogul di India
Peranan umat islam india dalam penyebaran agama islam dapat dilihat dalam empat periode yaitu: periode sebelum kerajaan Mogul (705-1526), periode Mogul (1526-1858) periode maa penjajahan Inggrias (1858-1947) dan periode Negara India Sekuler (1947—sekarang).Kerajaan Mogul didirikan oleh Zahirudin Muhamad Babur, keturunan Jengiz Khan bangsa Monggol pada tahun 1526, kerajaan Monggol berpusat di Delhi (India). Kerajaan Mogul diperintah secara silih berganti oleh 15 orang raja.Sultan pertama bernama Zahirudin Muhamad Babur (1526-1530) dan sultan terakhirnya bernama sultan Bahadur Syah II (1837-1858 M), kerajaan ini mencapai puncak kejayaan pada pemerintahan Akbar Syah I (1556-1605 M).
Jahangir tu Nurrudin Muhammad Jahangir (1605-1627 M), Syah Jihan (1627-1658), Aurangzeb atau Alamgir I (1658-1707).
Wilayah kekuasaan Mogul meliputi: Kabul, Lahore, Multan, Delhi, Agra, Oud, Allahabad, Ajmer, Gujarat, Melwa, Bihar, Bengal, Khandes, Berar, Ahmad Nagar, Ousra, Kashmir, Bajibur, Galkanda, Tajore dan Trichinopoli.
3. Kerajaan Safawi di Persia
Umat Islam menguasai Persia sejak tahun 641 M setelah itu bangsa Persia yang semula beragama Zoroaster berbondong-bondong masuk Islam.selama 3 abad bangsa Monggol menguasai Persia hingga pada tahun 1501 M muncul dinasti baru yaitu dinasti atau kerajaan Safawi. Kerajaan Safawi didirikan oleh Syah Ismail Syafawi (Ismail I) pada tahun 907 H (1501 M) di Tabriz.Beliau berkuasa pada tahun 1501-1524 M yang wilayah kekuasaanya sebelah Barat berbatasan dengan kerajaan Utsmani (Ottoman) di Turki, sebelah Timur berbatasan dengan kerjaan Islam Mogul di India. Kerajaan Safawi Mogul dan Turki Utsmani merupakan tiga kerajaan besar pada abad pertengahan.
Setelah pemerintahan Syah safawi Ismail berakhir silih berganti sultan-sultan hingga sebanyak 17 sultan.sultan Safawi terakhir bernama sultan Muhammad.
Kerajaan Safawi mencapai puncak kejayaan pada pemerintahan Syah Abbas (1585-1628 M), beliau berjasa mengusir portugis dari kepulauan Hormuz, mempersatukan seluruh Persia, dan nama pelabuhan Gumran diubah menjadi Bandar Abbas sampai sekarang, beliau juga memindahkan ibukota kerajaan dari Qizwan ke Isfahan.
Setelah pemerintahan Syah Abbas berakhir Persia diperintah oleh dinasti Zand (1759-1794 M), dinasti Qajar (1794-1925 M), dinasti Pahlevi (1925-1979 M), sejak tanggal 11 Februari 1979 melalui revolusi Islam yang dipimpin oleh ulama yaitu Ayatullah Komeini (1900-1989 M) system kerajaan yang berkuasa diganti dengan system republic (demokrasi) dengan nama “Jumhuri-ye Eslami-ye Iran” dengan presiden pertamanya Abalhassan Bani Sadir.
Bangsa Eropa melakukan penjajahan untuk mencapai tiga tujuan yaitu:
1. Gold yang maksudnya agar memperoleh keuntungan besar, khususnya di bidang perdagangan. Banngsa eropa membeli bahan-bahan industry dari wilayah jajahannya dengan harga mahal.
2. Glory yang maksudnya untuk mencapai kejayaan di bidang kekuasaan
3. Gospel yang artinya usaha menyebarluaskan agama Kristen
Agar meraih keuntungan besar bangsa eropa melakukan usaha monopoli di bidang perdagangan antara lain dengan cara merebut dan menguasai pusat-pusat perdagangan yang semula dikuasai umat islam.
Pusat perdagangan tersebut adalah:
• Kota Goa di pantai barat india direbut pada tahun 1510 M dan dijadikan benteng pangkalan untuk menyaingi perdagangan umat islam dengan afrika timur.
• Pelabuhan malaka pada tahun 1511 M dikuasai dan dijadikan sebagai benteng pangkalan untuk menyaingi perdagangan umat islam di luar Indonesia dengan Indonesia.


Negara-negara jajahan Eropa antara lain:
Mesir, Jazirah Arab, Yaman, Afganistan, India

Maroko, Aljazair, Tunisia,Libia, libanon,Suriah

Mindanao, Philina Selatan

Malaka (Malaysia)


Indonesia

Kaukasia, Armenia, Tajikistan, Kazachtan, Azerbaizan, Usbekistan, Bukhara, Samarkand Inggris


Prancis


Spanyol

Portugal (1511-1641 M), Belanda (1641-1795 M), Inggris (1795-195)

Belanda dan Jepang

Rusia



B. Perkembangan Ajaran Islam pada abad pertengahan
Sekelompok ulama india telah menyusun sebuah kitab yang berjul Al-fatawa, Al-hindiyyah berisi tentang kumpulan fatwa mazhab hanafi dan di cetak dalam 4 jilid besar disusun atas permintaan penguasa kerajaan mogul yakni sultan abu Al-muzaffar muhyiddin aurang zeb ( Alamgir I:1658-1707 M) dikenal dengan sebutan Al-fatawa Al-alam jariah.
Di Mesir ketika dinasti Mamluk berkuasa (1250-1517 M) muncul ulama besar antaralain ibnu hazar Al-asfaqalani (1372-1449 M) dan Ibnu Khaldun (1332-1406 M). ibnu hajar Alaskalani selai sebagai ulama besar beliu juga sebagai dosen, guru besar, pimpinan akademi
( madrasah),hakim, mufti ( pemberi fatwa), Khotob dan penulis . Hasil karyanya berjudul Fath Al-Bari V Syarh Al-buhori (ulasan tentang hadis-hadis riwayat al- buhori yang terdiri dari 13 jilid) dan Guluk Al-maram min adillah al ahkam (kumpulan hadis hukum dan sudah dierjemahkan kedalam bahasa indonesia. Ibnu khaldun terkenal sebagai sejarawan dan bapak sosiologi islam kitab karangan yang terkenal adalah al ibar ( sejarah umum terdiri dari 7 jilid)




Ulama-ulama besar yang hidup pada abad pertengahan:
1. Jalaluddin allmahali ( Mesir 791-964 H) dan Jalaluddin asuyuti (849-911 H) Mengarang kitab tabsir jallain, yang terdiri dri 2 jilid dan sudah di terjemahkan dalam bahsa Indonesia
2. Ibnu kasir i gosyrah 700-1300 M, Damaskus 774 H-1373 M), mengarang tabsir Al-QURAN Al-azim terdiri dari 4 jilid dan sudah diterjemahkan kedalam bahsa Indonesia.
3. Imam Annawawi (Damaskus 631 H – 1233 M-678H/1277 M) mengarang kitab riad as-salihin, sudah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia Imam Nawawi wafat 1277 M menyusun kitab fikih Mazhab safii dengan judul min had at-talibin.
C. Perkembangan Ilmu pengetahuan pada abad pertengahan
Di india pada masa pemerintahan kerajaan mogul telah di bangun sekolah-sekolah yang didalamnya diajarkan ilmu pengetahuan umum seperti logika, filsafat, geometri , geografi, sejarah, politik dan matematika.pada tahun 1641 M perputustakaan agra telah memiliki 24.000 judul buku dalam berbagai disiplin ilmu.
Mesir tatkala dipimpin oleh disnati namluk (1250-1517 m ) telah muncul paracendikiawan muslim seperti:
1. Ibnu Abi Usaibiah penulis buku uyun al an bah fi tabaqat al atibba ( penyampaian informasi dalam tinggkatan para dokter).
2. Abu Afida, Ibnu tagri badri atabaki, dan al maqrizi terkanal sebagai penulis sejarah kedokteran.
3. Abu hasab alinafis wafat 1288 M kepala rumah sakit kairo yang menemukan susunan dan peredaran darah dalam paru-paru manusia, 3 abad lebih dulu serfetus ( orang portugis).
4. Nasiruddin atusi 1201-1274 M, seorang ahli observatorium dan abu faraj tabari 1226-1286 M ahli matematika.

Ahli ilmu geografi bernama Ibnu Batuta 703-779 H dan juga pengembara muslim yang telah berkeliling dunia serta pernah singgah 2 kali di samudra pasai ( Aceh) beliau menyusun buku ber judul rihlah Ibnu batuta berisis tentang perjalanan ibnu batutah dalam berkeliling dunia sudah diterjemahkan kedalam berpuluh-puluh bahasa di dunia.
Pada awal abad pertengahan telah disusun kitab Mau’suad, yaitu buku yang sangat tebal berisis tentang kumpulan berbagai ilmu pengetahuan sekarang disebut ensiklopedi, cendikiawan yang menyusun mausuad adalah anuwayiri wafat 722 H, Ibnu Fadlulah 700-748 H dan Jalalludin asuyuti 849-911 H.
D . Perkembangan Kebudayaan Islam Pada Abad Pertengahan
1. Arsitektur
Arsitektur berasal dari bahasa Yunani yaitu architektur yang dari dua kata yakni arched an tektoo. Arche artinya asli, awal dan otentik. Tektoo bermakna berdiri stabil dan kokoh.
Arsitektur islam adalah ilmu sekaligus merancang bangunan ataupun struktur lain yang fungsional dan dirancang berdasarkan kaidah estetika islam yang bertolak dari pengakuan akan keesaan Allah SWT.arsitektur islam terdapat pada bangunan masjid, istana, dan makam/pekuburan.
Pada masa keemasan dinasti Safawi di kota Isfahan telah dibangun masjid Syah (Masjid Imam),masjid Syah Lutfullah, istana Cehil sutun (bahasa Persia empat puluh tiang), jembatan Khaju dan menara-menara goyang. Mengingat indah dan megahnya kota Isfahan orang Persia menyebutnya dengan sebut Isfahan Nisfe Jahan (Isfahan kota setengah dunia).
Di kota masyhad terdapat makam A r-Rida (orang islam sering menyebut imam Reza, imam ke-8 dalam akidah Syi’ahdua belas imam), tidak jauh dari mekam terdapat masjid imam reza yang luas megah dan indah dengan arsitektur islam yang berkualitas tinggi dan dihiasi dengan ratusan kilogram emas murni sehingga menambah kemegahan dan keindahan masjid.
Di kota tua Qum 150 km dari Teheran terdapat makam Hazrat Fatimah ma’sumah saudara kandung imam Ali-Ar-Rida kedua makam tersebut tidak pernah sepi dari peziarah.

Pada masa kerajaan Mogul di india telah didiriakan bangunan yang magah dan indah dengan arsitektur yang mengagumkan seperti : istana megah di delhi Lahore, masjid Jami di Aunfur, benteng merah, char minar (empat menara), Hyderabad, India dan bangunan-bangunan makam yang memukau salah satu makam yang termasuk keajaiban dunia yaitu Taj mahal pada makam ini disemayamkan mumtaz Mahal istri Syah Jehan makam ini terletak di pinggir sungai Jamuna di Agra dan dibangun oleh syah Jehan selama 12 tahun (1631-1643).

Di Turki telah dibangun masjid-masjid dengan gaya arsitektur tinggi dan menawan hati seperti: Masjid Agung Sultan Muhammad Al-Fatih, Masjid Agung sulaeman, masjid bayazid, masjid abu Ayub Al- Ansari terletak di sebalah masjid Aya Sopia, masjid-masjid tersebut dihiasi dengan kaligrafi sehingga menambah keindahan, kemegahan dan keagungan-Nya.
Masjid Aya Sopia tadinya gereja yang dirombak menjadi masjid.untuk pembangunan di turki ditangani oleh arsitektur yang dikenal yakni Sinan Pasya.

Di Indonesia pada abad pertengahan telah didirikan bangunan bergaya arsitektur islam yakni masjid, istana makam.Masjid Agung Demak (1506 M), masjid Agung Banten yang dibangun oleh Sultan Maulana Hasanuddin (1552-1570M), Masjid Agung Kudus (1549 M), masjid Agung Cirebon (1480 M) masjid Sultan Abdurrahman di Pontianak Kalimantan Barat (pada abad 18 M) dan masjid Agung Keraton Buton di Bau Bau Sulawesi Tenggara (1712 M)
2. Sastra
Sastrawan-sastrawan yang hidup pada abd pertengah antara lain:
1. Fariduddin Al-Attar (1119-1230 M)
Beliau lahir di Nisabur, timur laut Persia, masa mudanya menggembara ke berbagai wilayah islam seperti: Mesir, Hejaz, India, dan Asia Tengah.Beliau menulis puisi dan menyususn petuah-petuah sufi selama 39 tahun, karyanya yang sangat terkenal adalah Mantiq At-Tair (musyawarah Burung) sebuah sajak alegori yang mengisahkan pengalaman religious kaum sufi , Buku mantiq telah diterjemahkan ke dalam bahasa prancis oleh JH Garcin de Tassy dengan judul Mantiq Uttair, Le Lanage Des Oiseau (1863 M) juga diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dengan judul The Conference of the Birds(1955).
Buku lainnya adalah Tazkiratul Auliya buku ini disusun dalam bentuk prosa dengan maksud mengenang para sufi pendahulunya. Buku berjudul Pend Namah (kitab nasihat).
2. Jalaluddin Ar-Rumi (1207-1273 M)
Jalaluddin Ar-Rumi dilahirkan di Afganistan pada 1207 M dan wafat di Turki tahun 1273 M, ia adalah keturunan sahabat Abu Bakar As-Siddiq r.a. ia seorang penyair sufi terbesar pada masanya yang mendapat gelar Maulana (tuan kami).
Karya tulis Jalaludin Ar-rumi antara lain:
a. Diwan Syams-i tabriz, merupakan kumpulan puisi terdiri atas 33.000 bait yang kesemuanya dalam bentuk gazal sufi.
b. Masnawi, terdiri dari 6 jilid berisi 26.660 bait yang berisi akar-akar agama dan penemuan kegaiban-kegaiban alam dan pengetahuan ketuhanan dan buku ini diselesaikan dalam 10 tahun sudah diterjemahkan dan diberi komentar oleh Renold Alleyne Nicholson selama 25 tahun (1925-1950 M)
3. Sa’adi Syiraz wafat di syiraz tahun 1291 dan 1295 M.
Sa’adi Syiraz seorang sastrawan Persia yang karya tulisnya berjudul Bustan (kebun buah) dan Gulistan (kebun bunga) gulistan ditulis dalam bentuk prosa dan berisi kisah-kisah, kata-kata mutiara, nasihat, renungan pribadi yang berisi selingan puisi berisi anekdot, humor, dan nasihat. Bustan telah diterjemahakan dalam bahasa Indonesia berisi kisah-kisah yang indah dan melukiskan nilai-nilai luhur islam yakni kebenaran, keadilan, kerendahan hati, dan kebebasan. Sa’adi menampilkan dirinya sebagai penyair, guru, dan sekaligus sebagai moralis.
4. Fuzuli wafat sekitar tahun 1556 M
Fuzuli termasuk penyair yang terkenal dalam sejarah sastra islam, salah satu karyanya adalah puisi yang berjudul Shikeyetname (pengaduan), Fuzuli bertempat tinggal di Irak.
Keadaan seni sastra di Indonesia pada abad pertengahan dapat diketahui dengan munculnya para sastrawan muslim seperti: di Sumatera: Hamzah Fansuri (akhir abad 16 dan awal abad 17), Syamsudin Pasai (1630 M), dan Nuruddin Ar-Raniri wafat 1658M. Di Jawa seperti : Sunan Kalijaga wafat akhir abad 16, Ki Ageng Selo, Sunan Panggung, dan Sunan Bolang. Karya-karya mereka pada umumnya berupa nasihat-nasihat agama.
Karya Sunan Bonang:
“Jangan terlalu jauh mencari keindahan. Keindahan berada di dalam diri seluruh jagad raya terbentang dalam dirimu. Jadikan dirimu cinta (isyq). Maka kau akan dapat memahami dunia”.










RANGKUMAN

• Pada abad pertengahan Islam mengalami kemunduran.hal itu ditandai antaranya tidak adanya kekuasaan islam yang utuh, yang meliputi seluruh wilayah islam dan terpecahnya islam menjadi banyak kerajaan. Kerajaan islam yang besar pada abad pertengahan adalah Ottoman di Turki, kerajaan Mogul di India dan kerajaan Safawi di Persia.
• Pada abad pertengahan, bangsa Eropa lebih maju daripada kerajaan-kerajaan islam dan umat islam.khusnya di bidang ekonomi, militer, dan ilmu pengetahuan hal ini mendorongbangsa Eropa untuk menjajah wilayah-wilayah islam, baik di Asia maupun di Afrika. Tujuan penjajahan bangsa Eropa adalah Gold, Glory dan Gospel.
• Pada awal abad pertengahan terutama di 3 kerajaan besar yakni kerajaan Ottoman Turki, Mogul India, dan Safawi Persia. Ilmu pengetahuan tentang Islam, ilmu pengetahuan umum dan kebudayaan mengalami kemajuan walaupun tidak semaju zaman keemasan Dault abbasiyah
• Gazal, bentuk persajakan cinta yang bersifat berahi, platonic, atau sufi. Gazal sufi berate cinta Illahi.
• Anekdot, cerita pendek yang lucu.
• Epos, syair pahlawan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar